Jumat, 25 Oktober 2019

PERKEMBANGAN EKONOMI INDONESIA

PERKEMBANGAN EKONOMI DI INDONESIA
Assalamualaikum wr.wb
dalam kesempatan kali ini saya di berikan tugas oleh bapa dosen STIEMBI tentang BAGAIMANA SUDUT PANDANG EKONOMI MIKRO TENTANG PERKEMBANGAN EKONOMI DI I
NDONESIA?

lmu ekonomi mikro (sering juga ditulis mikro ekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut mempengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga dan bagaimana harga, pada gilirannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya. Individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi secara optimal, bersama-sama individu lainnya di pasar, akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).

Melansir dari CNNIndonesia.com presiden joko widodo berbincang soal ekonomi mikro setelah calon wakil presiden sandiaga uno kembali melontarkan kisah orang perorang yang di dengarnya pada saat kampanye jelang pilpres 2019 1550 daerah

Kisah ibu Romlah seorang pedagang yang mengeluh pasar tradisional semakin sepi akibat nya karna konsumen sekarang lebih memilih  belanja melalui situs online tanpa harus keluar rumah dan lebih efisien.ia melihat keuntungan nya semakin menurun semenjak adanya pasar online

Ia merasa ekonomi harus bertumbuh dengan memberi kesempatan membuka lapangan kerja serta memastikan harga harga bahan pokok terjangkau dan memastikan kualitas produk yang seharusnya . menciptakan ide baru dan fresh agar bisa membuat keuntungan secara bertahap kembali seperti semula
 .
Salah satu tujuan ekonomi mikro adalah menganalisa pasar beserta mekanismenya yang membentuk harga relatif kepada produk dan jasa, dan alokasi dari sumber terbatas diantara banyak penggunaan alternatif. Ekonomi mikro menganalisa kegagalan pasar, yaitu ketika pasar gagal dalam memproduksi hasil yang efisien serta menjelaskan berbagai kondisi teoritis yang dibutuhkan bagi suatu pasar persaingan sempurna.

Indonesia Hadapi Masalah Ekonomi Mikro

Permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia bukanlah permasalahan ekonomi makro, melainkan masalah ekonomi mikro. Yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut adalah para insinyur bukan ahli ekonomi. Hal tersebut disampaikan Fauzi Ichsan, Vice President&Economist Standard Chartered. “Tantangan yang ada adalah dalam bidang ekonomi mikro,”ucapnya dia di Jakarta, Rabu (14/10) malam.

Permasalahan tersebut, lanjutnya antara lain masalah pembangunan infrastruktur seperti jalan tol dan pelabuhan yang menjadi gerbang masuknya devisa asing. Selain itu, kata Fauzi, belum meratanya pembangunan pembangkit tenaga listrik di Indonesia juga menjadi salah satu masalah ekonomi Indonesia yang perlu diperhatikan. Pasalnya listrik merupakan motor penggerak roda perekonomian.”Semua itu bisa diatasi oleh para ahli di bidang proyek dan pembangunan,” kata dia.

Masalah mikro lainnya, lanjut Fauzi adalah masalah pembebasan lahan yang selama ini sering menjadi permasalahan besar antara pengembang dan warga. Belum transparannya penggunaan retribusi pajak juga menjadi salah satu masalah ekonomi yang dihadapi Indonesia. Menurut Fauzi, permasalahan pembebasan lahan dan retribusi pajak hanya dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah, bukan para menteri yang duduk di pemerintahan.

Fauzi mengatakan, kesemua masalah tersebut harus segera diselesaikan. Para investor terutama investor asing baru akan menanamkan modalnya jika mendapat kejelasan dari sisi ekonomi. “Indonesia ini sangat potensial untuk investasi, tapi investor mana yang bersedia menanamkan modalnya jika sarana dan prasarana belum jelas,” tegas Fauzi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar